Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Dahlia Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Dahlia – Ada berbagai macam cara untuk menanam tanaman hias bunga dahlia, yaitu dari yang bibit, stek, dan juga dari umbi. Ketika hal tersebut juga harus memiliki bibit yang sehat dan berkualitas, agar mendapatkan hasil yang optimal.

Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Dahlia Untuk Pemula
Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Dahlia Untuk Pemula

Cara budidaya bunga dahlia dengan benih dilakukan untuk mendapatkan warna bunga yang baru dan juga yang lebih bervariasi. Benih yang dari tanaman yang sehat dan berusia kurang lebihnya 5 bulan.

Kemudian benih langsung disemai diatas persemaian yang telah dipersiapkan. Media tanam yang digunakan adalah campuran humus, pupuk kandang sapi dan juga tanah yang subur dengan perbandingannya yaitu 1:1:1. Tinggi media kurang lebih 5 cm.

Baca Juga : Fase-fase Meiosis

Kemudian bibit disebarkan merata di atas Media lalu ditutupi dengan tipis oleh tanah. Ketika musim kemarau, media daoat ditutup dengan menggunakkan daun pisang yang telah dicuci atau bisa juga dengan karung goni yang bersih. Tujuannya untuk menjaga kelembaban media.

Media tanam perlu diberi naungan, apabila persemaian dilakukan pada saat musim hujan. Naungan tersebut dapat menggunakan pastik transparan dengan ketinggian kurang lebih 80 cm, dan dibagian samping kurang lebih berukuran 60 cm.

Jika benih sudah menjadi kecambah dan memiliki dua helai daun, maka penutup sudah dapat dibuka. Kemudian kcambah tersebut dapat dipindahkan ke polybag transparan dengan ukuran 18 x 15 cm dengan media tanam campuran antara sekam dan pupuk kandang perbandingan 6:1.

Apabila tanaman sudah memiliki 6 helai daun, maka tanaman dapat dipindahkan lagi ke polybag yang lebih besar dengan ukuran 30 x 20 cm, dengan media tanam yang sama. Tanaman dapat terus dipolybag hingga berbunga dan siap untuk dijual.

Cara tanam apabila dengan cara stek adalah dengan menggunakan bahan stek yang diambil dari tunas ketiak tanaman dengan ukuranĀ  kurang lebih 7-10 cm. Agar menghindari penyakit, gunakan pisau stek yang tajam dan bersih untuk memotong tunas.

Pembibitan dapat langsung ditanam di polybag yang berukuran 30 x 20 cm dengan media tanam campuran sekam padi dan juga ppupuk kandang dengan perbandingan 6:1. Lalu lakukan pemeliharaan sampai tumbuh bunga dan tanaman siap untuk dijual.

Dalam hal merawat tanaman yang perlu diperhatikan adalah persemaian tanaman yang tidak memerlukan pupuk. Pada saat melakukan penyiangan harus berhati-hati agar tanaman tidak rusak, terlebih ketika masih bibit karena masih rawan dan mudah rusak.

Jangan lupa untuk menyirami tanaman agar tidak kering layu dan akhirnya mati. Lakukan penjarangan dan juga penyulaman agar mendapatkan pertumbuhan yang seragam. Dapat dilakukan ketika tanaman sudah berusia 3 minggu.

Pengendalian tanaman dari hama dan juga gulma merupakan hal yang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Pemupukkan juga dapat dilakukan setiap 10 hari sekali dengan menggunakan urea, SP-36 dan KCL masing-masingnya sebanyak 2 gram, atau dapat menggunakkan NPK sebanyak 5 gram.

Baca Juga : Cara Budidaya Jamur Tiram Putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *