Cara Melaporkan Artikel Yang Di Copy Paste Dengan Mudah

Cara Melaporkan Artikel  – Menjadi seorang penulis entah penulis buku, resensi, karya ilmiah, bahkan sampai dengan menjadi seorang blogger bisa dibilang gampang-gampang susah. Ada banyak sekali kendala yang mengharuskan mereka untuk siap jiwa, raga, fikiran, bahkan sampai dengan mental untuk terjun ke dunia tersebut.

Cara Melaporkan Artikel Yang Di Copy Paste Dengan Mudah
Cara Melaporkan Artikel Yang Di Copy Paste Dengan Mudah

Termasuk di copy paste hasil jerih payah tulisan yang sudah dibuat dengan ide dan fikiran sendiri. Ya, itulah kesedihan di dunia kepenulisan, apapun. Mereka dengan mudahnya mengambil konten dari blog lain untuk keuntungan mereka.

Padahal, yang akan merasakan kerugian adalah diri mereka sendiri. Terutama jika orang yang merasa dirugikan tersebut sudah lapor atas tindakan demikian. Nah, bicara soal lapor-melapor, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan jika terkena hal tersebut. Diantaranya:

Ialah dengan masuk ke google DMCA. Google DMCA bisa diibaratkan sebagai polisi versi online untuk membasmi mereka-mereka yang suka mengopy paste tulisan kita. Untuk itu, Anda diharuskan untuk masuk ke google DMCA terlebih dahulu.

Lalu jika sudah terbuka, maka Anda akan diarahkan ke for pengisian data, termasuk beberapa website yang mengopy paste tulisan Anda dengan baik dan benar. Pastikan semua data yang Anda berikan memang benar-benar real.

Jika sudah, klik submit dan tunggu konfirmasi dari mereka. Biasanya ada beberapa orang yang memang mendapatkan balasan konfirmasi di hari berikutnya, ataupun sampai dengan tiga hari bahkan seminggu.

But, Its okay. Jika yang mengopy paste konten Anda malah balik lapor, google secara otomatis tidak akan percaya dengan mereka, karena Anda pada dasarnya sudah memberikan bukti kepada google bahwa Andalah yang dirugikan dalam kasus tersebut.

Bagaimanapun teknologi sekarang sudah sangat canggih dan sangat mudah untuk melacak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang suka mengopy paste tulisan orang lain. Jadi, saran penulis, stop untuk kalian yang mungkin sekarang masih suka melakukan hal demikian.

Memang yang dirugikan bukan Anda sepenuhnya. Tapi, bagaimana jika dibalikkan situasinya, dan itu Anda yang merasakan. Bagaimana perasaan Anda? Sakit hati, kecewa? Pasti. Dan itulah yang dirasakan juga oleh mereka. Semoga ini menjadi renungan kita. Sekian.

Baca Juga : Cara Mengatasi DDOS Attack

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *