Jenis-jenis Varietas Padi

Jenis-jenis Varietas Padi – Dalam ilmu pertanian Padi merupakan tanaman yang sudah tidak lagi asing bagi masyarakat Indonesia. Padi merupakan tanaman yang menghasilkan beras untuk selanjutnya dimasak dan menjadi makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia.

Jenis-jenis Varietas Padi

Meskipun begitu, ternyata masih banyak varietas padi yang belum dikenal luas oleh masyarakat. Di Indonesia sendiri terdapat banyak varietas padi yang dibudidayakan dan dijual secara luas di pasar. Adapun jenis varietas padi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Batang gadis

Batang gadis merupakan varietas padi yang cukup populer. Padi Batang Gadis memerlukan waktu 97 – 120 hari untuk dapat siap panen. Jenis padi ini akan menghasilkan nasi dengan tekstur pera. Jenis padi ini memiliki ketahanan yang cukup kuat terhadap penyakit blas daun dan blas leher malai.

  • Bondoyudo

Bondoyudo memerlukan waktu 110 – 120 hari untuk dapat dipanen dan menghasilkan nasi dengan tekstur pulen. Jenis padi ini memiliki ketahanan terhadap wck clan Tungro.

  • Cigeulis

Cigeulis merupakan varietas padi lainnya yang dapat menghasilkan nasi dengan tekstur pulen. Untuk padi Cigeulis diperlukan waktu 115 – 125 hari agar padi siap untuk dipanen. Padi Cigeulis, memiliki ketahan terhadap wck Biotipe 2,3, dan HBD Strain IV.

  • Cibogo

Contoh varietas lain adalah padi Cibogo yang memerlukan waktu 110 – 125 hari untuk dapat dipanen dan menghasilkan nasi bertekstur pulen. Jenis beras ini tahan terhadap wck Biotipe 1 dan peka terhadap wck Biotipe 2 dan 3.

Keempat contoh di atas merupakan sebagain kecil dari varietas padi yang terdapat di Indonesia. Varietas padi lainnya adalah Mekongga, Ciliwung, Ciherang, IR-64, dan banyak lagi. Hal yang perlu diperhatikan dari jenis-jenis padi yang telat dibahas adalah waktu pertumbuhan. Masing-masing varietas padi memiliki waktu optimal yang berbeda dari varietas lain untuk tumbuh.

Baca Juga :

Karena hal ini, perlu bagi petani padi untuk mengetahui jenis padi apa yang dia gunakan pada saat menanam padi.

Selain itu, dengan mengetahui jenis padi yang ingin ditananam petani  juga dapat melakukan pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang mungkin dapat menyerang varietas padi tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *