Pengertian Kalimat Imperatif

Pengertian Kalimat Imperatif – Kalimat imperatif adalah kalimat yang mengandung maksud untuk memberikan suatu perintah atau komando kepada seseorang untuk menuruti sesuatu yang diminta atau disampaikan oleh penutur.

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian dari kalimat imperatif adalah  suatu kalimat yang sifatnya memberi perintah yang mempunyai hak memberi komando dan sifatnya mewajibkan.

Kalimat imperatif bisa berupa ucapan lisan ataupun tulisan. Dalam bentuk tulisan biasanya kalimat imperatif diakhiri dengan tanda baca tanda seru (!). sedangkan dalam bentuk lisan biasanya kalimat ini diucapkan dengan nada bicara atau intonasi suara yang beragam, tergantung kalimat yang dilontarkan oleh orang tersebut.

Ciri-Ciri Kalimat Imperatif

Setelah mengetahui penjelasan mengenai pengertian kalimat imperatif berikut ini adalah beberapa ciri yang ada di dalam kalimat imperatif, antara lain:

  1. Menggunakan intonasi nada yang tinggi di awal dan rendah di akhir kalimatnya.
  2. Menggunakan partikel penegas, penghalus dan kata perintah (Komando) seperti ajakan, harapan, permintaan dan larangan.
  3. Susunannya inversi jadi tak selalu terungkap predikat ataupun subjeknya.
  4. Pelaku tindakannya juga tidak selalu terungkap.

Macam-macam Kalimat Imperatif dan Contohnya

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, kalimat imperatif tidak hanya berisi perintah, adapula kalimat yang berupa larangan, harapan, ajakan dsb.

Berikut ini adalah beberapa jenis kalimat imperatif beserta contohnya, antara lain :

  1. Kalimat Imperatif Transitif : kalimat imperatif yang memiliki predikat verba transitif hampir serupa dengan konstruksi deklaratif pasif. Contohnya : “ubahlah penampilan dan sifat burukmu!”
  2. Kalimat imperatif halus : bentuk kalimat perintah dimana diksi atau pemilihan kosakatanya lebih lembut atau halus seperti; silakan, tolong, mari, kiranya, sudilah dan coba. Contohnya : “Cobalah anda cicipi mobil baru saya!”
  3. Kalimat imperatif taktransitif : kalimat jenis ini dibuat dari kalimat deklaratif tidak transitif memiliki verba dasar, frasa verbal, serta frasa abjektiva yang berprediksi ber- atau meng-, atau frasa preposisional. Contohnya : “Duduk yang rapih!”
  4. Kalimat imperatif ajakan dan harapan : kalimat imperatif yang didalamnya mengandung unsur sebuah harapan atau permintaan untuk mengajak. Jenis kalimat ini biasanya didahului dengan kata “ayo”, “mari.”, “harap” dan “hendaknya”. Contohnya : “Harap tenang!”
  5. Kalimat imperatif permintaan : Jenis kalimat imperatif yang digunakan untuk mengungkapkan suatu permintaan. Kalimat jenis ini ditandai dengan menggunakan kata “minta” dan “mohon”. Contohnya : “Mintalah izin kepada kedua orang tua!”.
  6. Kalimat imperatif larangan : Jenis kalimat imperatif yang mempunyai maksud utnuk memberikan larangan. Biasanya diakhir kalimatnya berisi kata negatif dan ditandai dengan kata “jangan”. Contohnya : “Jangan melanggar aturan!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *