Perbedaan Share Hosting, VPS dan Dedicated Server

Perbedaan Share Hosting, VPS dan Dedicated Server – Apakah anda pernah memikirkan tentang bagaimana bisa suatu website menampilkan dan menyimpan sebuah informasi? Semua yang menjadi informasi atau data disimpan pada suatu tempat yang biasanya disebut sebagai  Server Web Hosting atau SWH. Ada berbagai jenis website hosting yang bisa dipilih oleh anda, namun disini kami akan menjelaskan mengenai perbedaan dari ketiga jenis Hosting, seperti apa yang sudah tertulis dibawah ini.

Perbedaan Share Hosting, VPS dan Dedicated Server
Perbedaan Share Hosting, VPS dan Dedicated Server

Share Hosting

Share Hosting merupakan salah satu layanan yang memiliki harga terjangkau daripada jenis Hosting yang lainnya. Bahkan, karena share hosting ini memiliki harga yang terjangkau, tak heran jika banyak website yang menggunakan layanan ini. Apa alasannya sehingga Share Hosting menjadi lebih murah? Jawabannya cukup sederhana saja yaitu disebabkan biaya server akan ditanggung oleh berbagai pelanggan.

Pada layanan Share Hosting terdapat server yang digunakan oleh banyak pengguna dengan berbagai cara sumber daya dari server, baik itu storage, memori dan CPU. Share Hosting ini diibaratkan seperti rumah kos, seperti yang sudah kita ketahui bersama kalau rumah kos memiliki berbagai macam kamar. Tentu saja setiap penghuni kos  akan mendapatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemilik kos tersebut.

Jika penghuni kos ini memiliki sikap dan kelakuan yang baik, pasti ini akan terhindar dari masalah-masalah yang ada. Apabila penghuni kos memiliki sikap kelakuan yang lebih dari batasannya, misalnya menggunakan listrik serta air yang berlebihan, tentu saja ini akan menggangu penghuni yang lainnya.

Sama halnya dengan Share Hosting, misalnya terdapat pengguna yang nakal seperti menggunakan sumber energi server yang lebih dari batasan, maka penggunaan terhadap server akan terganggu. Mungkin hal inilah yang menjadi salah satu kekurangan dari layanan Share Hosting.

Namun belakangan ini sudah tersedia sistem operasi yang komersial yaitu Cloud Linux. Ini sangat memungkinkan untuk pembatasan terhadap sumber daya server yang berlebihan. Pengguna akan mendapatkan pembatasan berapa konsumsi memori dan CPU yang dapat digunakan. Apabila sudah mencapai batas, maka website dari para pengguna akan terganggu atau tak bisa diakses. Sementara pengguna yang lain tidak akan terpengaruh, melainkan akan tetap aman.

Baca Juga : Review Domainesia

VPS

VPS adalah sebuah nama yang disingkat dari Virtual Private Server dimana ini merupakan jenis hosting yang lebih baik jika dibandingkan dengan Share Hosting. VPS memiliki software yang mampu membagikan sumber daya pada virtual mesin di setiap server. Tiap virtual server mampu mengoperasikan dengan cara yang mandiri atau dengan cara sendirinya, bahkan pada VPS ini terdapat akses yang penuh terhadap pengguna root.

Biasanya layanan VPS digunakan untuk website ataupun aplikasi yang membutuhkan sumber daya lebih dari Share Hosting. Apabila suatu website memerlukan sumber daya yang cukup tinggi dan telah memiliki budget yang cukup, mungkin bisa menggunakan layanan VPS ini. Jika anda berlangganan dengan VPS, maka seolah-olah Anda sedang menikmati server yang khusus atau server sendiri.

Kenapa kita merasa seperti memiliki server sendiri jika menggunakan VPS?… Ini dikarenakan anda bisa mengatur dengan sendirinya terhadap sistem operasi yang seperti apa untuk digunakan, perangkat lunak yang harus diinstal,  pengaturan web server dan lain sebagainya.

Jika Share Hosting diibaratkan seperti rumah kos, maka VPS diibaratkan seperti apartemen. Disetiap penghuni apartemen memiliki kebebasan dalam mengatur isi dari apartemen tersebut, perabot atau peralatan yang akan dipakai dan lain sebagainya. Tinggal di apartemen itu seperti memiliki rumah sendiri, namun nyatanya mereka hanya berada disebuah kamar saja bukan memiliki rumah yang cukup besar.

Dedicated Server

Apabila kita berlangganan dengan Dedicated Server, maka ini akan membuat anda menjadi lebih merasa lebih baik dalam mengolah server. Dalam hal ini anda akan mengolah server fisik dengan cara yang sendiri. Dengan begitu anda bisa melakukan penginstalan sistem operasi serta kontrol panel dan bisa melakukan apa saja terhadap server itu sendiri.

Dedicated Server diibaratkan seperti sewa rumah untuk ditempati oleh suatu keluarga. Tentu saja sewa rumah kita bisa melakukan apapun, bahkan anda bisa mengganti penampilan dari rumah tersebut, seperti mengecat rumah dengan warna yang dipilih oleh anda. Menyewa rumah seolah-olah Anda seperti menikmati rumah itu sendiri dan berhak untuk mengatur rumah tersebut.

Perlu diketahui kalau Dedicated Server hanya dibutuhkan bagi website yang memiliki traffic yang besar dengan sumber daya yang besar. Melalui Dedicated Server maka anda bisa memilih spesifikasi server dengan cara yang sendiri, lalu  servernya akan ditempatkan pada data center. Hal ini agar terlindungi dari bencana-bencana yang akan dialami atau akan didapatkan oleh kita.

Itulah yang bisa menjadi perbedaan mengenai ketiga layanan yaitu Share Hosting, VPS, dan Dedicated Server. Melalui pembahasan ini anda bisa menentukan jenis hosting yang seperti apa yang akan digunakan oleh anda atau yang sesuai dengan anda.

Baca Juga : Cara Menjadi Blogger Terkenal Dari Nol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *